Tumor Lambung – Gejala, Penyebab, dll

Gambar tumor lambungTumor lambung adalah sebuah kelompok sel-sel abnormal yang berkembang di dalam perut. penyakit tumor Ini juga dikenal sebagai kanker lambung. sebuah tumor lambung dapat tumbuh melalui lapisan luar lambung ke organ terdekat, seperti hati, pankreas, esofagus, atau usus.

Penyebab Utama Tumor Lambung

Penyebabnya yang paling utama adalah atrofi lambung. Ini merupakan kondisi dimana otot melemah dan menciut sehingga menyebabkan cairan lambung berkurat. Diet tinggi nitrat juga merupakan salah satu penyebab munculnya tumor.

Nitrat merupakan zat pengawet yang ditemukan pada makanan dan minuman kemasan. Selain makanan berpengawet, makanan yang diasinkan atau diasap juga dapat menjadi penyebab tumor lambung.

Seseorang yang merokok memiliki resiko tumor yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak merokok. Dan pria memiliki resiko terkena tumor ini dibandingkan dengan wanita.

Gejala Tumor Lambung

Penderita tumor lambung biasanya akan mengalami gejala-gejala tertentu yang dapat menjadi indikasi seseorang terkena tumor lambung. beberapa gejala yang biasa dialami oleh penderita tumor lambung adalah :

  • Perasaan yang tidak nyaman pada lambung
  • Berat badan menurun
  • Nyeri di bagian ulu hati
  • Mengalami masalah pencernaan
  • Cepat merasa kenyang dan muntah karena ada makanan atau darah yang tidak dapat dicerna.

Keluhan diatas kadang juga bisa disertai dengan hepatomegali atau pengesaran organ hati, mata atau kulit menjadi kuning karena kadar bilirubin tinggi di dalam darah. dan tumor lambung juga bisa menyebar secara bertahap ke organ dalam lainnya.

—- Kunjungi dan baca juga : obat herbal tumor lambung

Pantangan Penyakit Tumor Lambung

Pantangan makanan dan minuman pada tumor lambung hampir sama dengan pantangan maag. karena pada dasarnya tumor lambung ini bisa terjadi akibat dari maag yang tidak ditangani dengan baik sehingga bersifat menahun atau kronis.

  • Makanan yang sangat asam atau pedas, seperti cuka, cabai, dan merica. Jenis makanan ini dapar merangsang perut dan merusak dinding lambung.
  • Makanan yang sulit dicerna dan dapat memperlambat pengosongan lambung. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan peregangan di lambung yang akhirnya dapat meningkatkan asam lambung, seperti makanan berlemak, kue tar, coklat, dan keju.
  • Makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan, seperti alkohol, coklat, makanan tinggi lemak, dan gorengan.
  • Minuman yang merangsang pengeluaran asam lambung, seperti kopi, anggur putih, sari buah sitrus, dan susu.
  • Makanan dan minuman yang banyak mengandung gas, seperti sawi, kol, nangka, dan alkohol atau minuman bersoda.
  • Makanan yang terlalu tinggi serat, seperti kedondong dan buah yang dikeringkan.

Diagnosis Tumor Lambung

Cara diagnosis tumor lambung bisa melalui :

  • Pemeriksaan Fisik – Berat badan menurun, anemia, dapat ditemukan massa di lambung. Jika telah menyebar (bermetastasis) ke hati, teraba hati yang ireguler, terkadang kelenjar limpa teraba.
  • Radiologi – Pemeriksaan kontras ganda dengan posisi: telentang, tengkurap, oblik yang disertai dengan kompresi.
  • Gastroskopi dan biopsi – Okuda (1969) menemukan 94% pasien dengan tumor lambung yang ganas dengan biopsi.
  • Endoskopi ultrasound – Alat ini digunakan untuk melihat sejauh mana tumor telah menjalar.
  • Pemeriksaan darah pada tinja – Pada tumor lambung yang ganas sering didapatkan darah dalam tinja (occult blood) sehingga perlu dilakukan tes Benzidin.
  • Sitologi – Pemeriksaan Papaniculou cairan lambung dapat memastikan tumor ganas lambung dengan keakuratan hasil 80-90%, tentunya perlu ditunjang dengan gastroskopi dan biopsi.
Leave a Reply

Email anda tidak akan ditampilkan. dan setiap komentar atau pertanyaan yang masuk, otomatis dimoderasi oleh sistem. tanda [*] harus di isi