Penyebab Dan Gejala Dispepsia

perut panas gejala adanya dispepsiaPenyebab serta gejala dari dispepsia akan kami bahas pada kesempatan ini. namun sekedar mengingatkan saja, pada artikel sebelumnya kami juga sudah menulis mengenai obat tradisional untuk dispepsia.

Pemicu Dispepsia

Penyebab dispepsia terdiri dari beberapa hal, yaitu

⊗ Intoleransi Makanan atau Obat
Pada kondisi akut, dispepsia mungkin disebabkan oleh makan berlebihan, makan yang terlalu cepat, makan makanan berlemak, makan saat keadaan stress, atau minum alkohol atau kopi terlalu banyak.

Selain makakan, banyak juga obat-obatan yang menyebabkan dispepsia, seperti aspirin, NSAID, antibiotic (metronidazol, makrolid), dan masih banyak lagi.

⊗ Dispepsia Fungsional
Adalah penyebab utama dispepsia kronik. Pada 3-4 dari 10 pasien tidak ditemukan kelainan organik setelah di evaluasi. gejala mungkin timbul dari interaksi yang kompleks yaitu peningkatan sensitivitas visceral aferen, pengosongan lambung yang terlambat atau sistem akomodasi makanan yang terganggu, serta stress psikososial.

Walaupun jinak, tanda ini bisa menjadi kronik dan susah untuk disembuhkan apabila tidak ditangani dengan tepat.

⊗ Disfungsi Lumen dari Traktus Gastrointestinal
Dispepsia juga dapat terjadi akibat disfungsi lumen saluran cerna. keadaan-keadaan berikut ini dapat menyebabkan disfungsi lumen saluran cerna :

  • Ulkus peptik terjadi pada 5-15% pasien dispepsia.
  • Gastro Esofageal Refluks Desease (GERD) terjadi pada 20% pasien dengan dispepsia.

⊗ Infeksi Bakteri Helicobacter pylor
Infeksi lambung kronis karena H. pylori adalah penyebab utama dari penyakit ulkus peptic, Prevalensi dari bakteri H. pylori berhubungan dengan gastritis kronik pada pasien dengan dispepsia tanpa penyakit ulkus peptic sekitar 20-50%.

⊗ Penyakit Pankreas
Karsinoma pankreas dan pankreatitis kronik sering bergejala dispepsi.

⊗ Kondisi Lainnya
Seperti diabetes mellitus, penyakit tiroid, peyakit ginjal kronik, dan kehamilan.

Gejala Penderita Dispepsia

Gejala dispepsia yang paling dominan dibagi menjadi 3 jenis :

  • Dispepsia tipe ulkus, si penderita sering mengalami gejala nyeri pada ulu hati.
  • Dispepsia tipe dismotilitas, penderita sering mengalami gejala perut kembung, mual, dan cepat kenyang.
  • Dispepsia non spesifik adalah apabila keluhan tidak jelas maka dikelompokan pada satu jenis dispepsia diatas.

Gejala pada dispepsia kadang-kadang seperti tanda-tanda penyakit ulkus peptikum, gangguan motilitas, penyakit refluks, namun gejala ini hanya menunjukkan tapi tidak membuktikan dispepsia. dan YANG JELAS gejalanya mirip dengan penyakit maag.

Leave a Reply

Email Anda Tidak Akan Ditampilkan. Dan Setiap Komentar Atau Pertanyaan Yang Masuk, Otomatis Di Moderasi Oleh Sistem. Tanda [*] Harus Di Isi