Pantangan Makanan Dan Diet Penderita Gagal Ginjal

Larangan makanan dan prinsip diet gagal ginjalPantangan makanan dan diet penderita gagal ginjal – Jika sedang menderita penyakit gagal ginjal, diharuskan untuk menjauhi makanan maupun buah-buahan yang dishare pada artikel ini. dan tidak lupa juga untuk melakukan diet yang ketat.

Pantangan Makanan Penderita Gagal Ginjal

⇒ Makanan yang bersumber karbohidrat tinggi seperti: nasi, jagung, kentang, makaroni, pasta, hevermout, ubi.

⇒ Protein hewani, seperti: daging kambing, ayam, ikan, hati, keju, udang, telur.

⇒ Sayuran dan buah buahan tinggi kalium, seperti: apel, alpukat, jeruk, pisang, pepaya dan daun pepaya, seledri, kembang kol, peterseli, buncis.

“Penderita penyakit gagal ginjal sebaiknya mengurangi konsumsi buah-buahan karena sebagian buah buahan berkadar Kalium (potassium) tinggi,” ujar dokter Dian Novita Chandra, M.Gizi, Staf Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia kepada Warta Kota belum lama ini. baca juga makanan sehat untuk gagal ginjal

Diet Yang Tepat Pada Penderita Gagal Ginjal

Sementara itu, bagi penderita yang belum menjalani cuci darah. dianjurkan untuk melakukan diet tepat rendah protein 40-45 gram/hari. Hal ini tentunya tergantung fungsi ginjal penderita yang dapat diketahui dengan pemeriksaan laboratorium. Jika fungsi ginjal kurang dari 15 persen, maka perlu melakukan cuci darah.

Lain lagi pada penderita gagal ginjal yang sudah lama alias menahun atau kronis. Penderita gagal ginjal kronis harus menjalani diet ketat dengan beberapa tujuan yaitu untuk mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh dan untuk menjaga agar penderita dapat beraktivitas seperti orang normal.

Prinsip utama diet tepat penderita gagal ginjal

  1. Diet lunak atau biasa
  2. Sebagai sumber karbohidrat: gula pasir, selai, sirup, dan permen.
  3. Cukup energi dan rendah protein
  4. Sebagai sumber protein, diutamakan protein hewani, misalnya: susu, sapi, daging, dan ikan. Banyaknya sesuai dengan kegagalan fungsi ginjal penderita.
  5. Sebagai sumber lemak, diutamakan lemak tidak jenuh, dengan kebutuhan sekitar 25 persen dari total energi yang diperlukan.
  6. Untuk kebutuhan air, dianjurkan sesuai dengan jumlah urine 24 jam; sekitar 500 mililiter melalui minuman dan makanan.Membatasi asupan garam dapur jika ada hipertensi(darah tinggi) atau edema (bengkak).
Leave a Reply

Email anda tidak akan ditampilkan. dan setiap komentar atau pertanyaan yang masuk, otomatis dimoderasi oleh sistem. tanda [*] harus di isi