Pantangan Makanan Untuk Asam Urat

Pantangan Makanan Untuk Asam UratBukan hanya kepada mereka yang sudah dinyatakan menderita asam urat saja yang harus mengetahui makanan pantangan, tetapi berlaku juga kepada mereka yang baru sekedar merasakan gejala.

Perlu dipahami, bahwa pantangan makanan untuk asam urat terbagi 3 golongan :

  • Golongan A
    Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gr makanan), jenis makanannya adalah : hati, ginjal, otak, jantung, paru, macam-macam jenis jeroan, udang, remis, kerang, sarden, herring, ekstrak daging(abon, daging), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng.
  • Golongan B
    Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100gr makanan) adalah ikan yang tidak termasuk ke dalam golongan A, yaitu : daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.
  • Golongan C
    Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/ 100 gr makanan), beberapa diantaranya adalah keju, susu, telur, sayuran lain dan buah-buahan.

Bonus artikel selain pantangan makanan untuk asam urat, apa itu? yakni bahaya yang ditimbulkan jika membiarkan penyakit asam urat dalam waktu yang lama.
Baca juga ramuan herbal atasi asam urat.

Berikut beberapa masalah kesehatan yang disebabkan oleh asam urat tinggi :

→ Benjolan Yang Picu Kecacatan
Asam urat yang terus menumpuk akibat tidak ditangani dengan cepat bisa memicu benjolan atau tophi, benjolan ini akan menekan dan mempengaruhi persendian tubuh.

Hal buruk yang mungkin terjadi bisa memicu cacat permanen di area tubuh akibat persendian yang tak berfungsi dengan baik.

→ Batu Ginjal
Asam urat harus segera ditangani karena selain memicu benjolan, tumpukan asam urat yang berlebih dalam tubuh juga bisa memicu batu ginjal.

Asam urat bisa keluar bersama urin, namun saat asam urat jumlah terlalu banyak bisa mengendap dalam ginjal. Jangan sepelekan ini karena batu ginjal bisa memicu kerusakan hingga memicu gagal ginjal.

→ Penyakit jantung koroner
Yang satu ini memang masih jarang terjadi, akan tetapi risikonya masih ada. Saat asam urat memenuhi pembuluh darah dan jumlah terlalu banyak maka bisa memicu penyumbatan hingga pengerasan pembuluh darah.

Hal inilah yang nantinya memicu jantung bekerja lebih untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Pada satu waktu pembuluh darah koronia jantung bisa mengalami kerusakan dan memicu penyakit jantung koroner.

Rate here :
BosanBaikBagusBagus SekaliLuar Biasa
Loading...
Leave a Reply

Email Anda Tidak Akan Ditampilkan. Dan Setiap Komentar Atau Pertanyaan Yang Masuk, Otomatis Di Moderasi Oleh Sistem. Tanda [*] Harus Di Isi