Penyebab Dan Yang Menjadi Gejala Dispepsia

Admin BlogHerbal.com | Gejala, Penyebab | 331x Dibaca

Penyebab Dan Yang Menjadi Gejala Dispepsia akan di ulas secara detail pada kesempatan yang cukup segar suasana malam ini. untuk itu mari kita memulai pembahasannya. artikel sebelumnya obat tradisional dispepsia

Penyebab Dispepsia

Penyebab dispepsia terdiri dari beberapa hal, berikut ini akan saya paparkan.

1. Intoleransi Makanan atau Obat
intoleransi makanan merupakan penyebab dari dispepsia. pada kondisi akut, dispepsia mungkin disebabkan oleh makan berlebihan, makan yang terlalu cepat, makan makanan berlemak, makan saat keadaan stress, atau minum alcohol atau kopi terlalu banyak. Selain makakan, banyak juga obat-obatan yang menyebabkan dyspepsia, seperti aspirin, NSAID, antibiotic (metronidazol, makrolid), obat diabetes (metformin, penghambat alfa glukosidase, analog amylin, antagonis reseptor GLP-1), obat antihipertensi (ACE inhibitor, angiotensin reseptor bloker), agen penurun kolesterol (niasin, fibrat), obat-obat neuropsikiatrik (penghambat kolinestraseàdonepezil, rivastigmine), SSRIs (fluoxetine, sertraline), penghambat serotonin-norepinefrin-reuptake (venlafaxine, duloxetine), obat Parkinson (agonis dopamine, monoamine oxidase (MAO-B) inhibitor), kortikosteroid, estrogen, digoxin, zat besi, dan opioids.

2. Dispepsia Fungsional
dispepsia fungsional Ini adalah penyebab utama dispepsia kronik. Pada 3-4 dari 10 pasien tidak ditemukan kelainan organik setelah di evaluasi. Gejala mungkin timbul dari interaksi yang kompleks dari peningkatan sensitivitas visceral aferen, pengosongan lambung yang terlambat atau sistem akomodasi makanan yang terganggu, atau stress psikososial. Walaupun jinak, gejala ini bisa menjadi kronik dan susah untuk disembuhkan apabila tidak ditangani dengan tepat.

3. Disfungsi Lumen dari Traktus Gastrointestinal
Dispepsia juga dapat terjadi akibat disfungsi lumen saluran cerna. keadaan keadaan berikut ini dapat menyebabkan disfungsi lumen saluran cerna: Ulkus peptik terjadi pada 5-15% pasien dispepsia. Gastro Esofageal Refluks Desease (GERD) terjadi pada 20% pasien dengan dispepsia, walaupun tanpa rasa terbakar di dada.

4. Infeksi Helicobacter pylor
infeksi lambung kronis karena H. pylori adalah penyebab utama dari penyakit ulkus peptic, Prevalensi dari H. pylori berhubungan dengan gastritis kronik pada pasien dengan dispepsia tanpa penyakit ulkus peptic sekitar 20-50%, sama pada sebagian besar populasi.

5. Penyakit Pankreas
Karsinoma pancreas dan pancreatitis kronik sering bergejala dispepsi.

6. Kondisi Lainnya
Diabetes mellitus, penyakit tiroid, peyakit ginjal kronik, iskemik miokard, keganasan intraabdomen, volvulus gaster atau hernia paraesofageal, dan kehamilan kadang-kadang disertai dispepsia.

Gejala Penderita Dispepsia

Gejala atau ciri ciri penderita dispepsia yang paling dominan dibagi menjadi 3 jenis:
1. Dispepsia tipe ulkus dispepsia tipe ini si penderita sering mengalami gejala nyeri pada ulu hati.
2. Dispepsia tipe Dismotilitas tipe ini si penderita sering mengalami gejala perut kembung, mual, dan cepat kenyang
3. Dispepsia non spesifik adalah apabila keluhan tidak jelas maka dikelompokan pada satu jenis dispepsia diatas.

Gejala dispepsia kadang-kadang juga sesuai dengan tanda tanda penyakit ulkus peptikum, gangguan motilitas, penyakit refluks, namun Gejala ini hanya menunjukkan tapi tidak membuktikan dispepsia. yang jelas Gejalanya mirip dengan penyakit maag.

itulah penyebab dispepsia serta gejala dari dispepsia itu sendiri. jangan lupa juga untuk berkunjung kembali, karena masih banyak informasi menarik lainnya yang patut kita ketahui bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *